DEMOGRAPHY WILAYAH DAN TOPOGRAFI

DEMOGRAPHY

Secara geografis kabupaten kepulauan meranti berada pada koordinat antara sekitar 0°42’30”- 1°28’0″LU,dan 102°12’0″-103°10’0″BT,dan terletak pada bagian pesisir pulau timur pulau sumatra, dengan pesisir pantai yang berbatasan degan sejumlah negara tetangga dan masuk dalam daerah segitiga Pertumbuhan Ekonomi (Grawt Triagle) Indonesia – Malaysia – Singapore (IMS-GT) dan secara tidak langsung sudah menjadi daerah Hinterland Kawasan Free Trade Zone (FTZ) Batam, Tanjung Balai Karimun.

Jumlah Penduduk Kabupaten Kepulauan Meranti terus mengalami peningkatan.  Berdasarkan data terakhir Dinas Catatan Sipil dan Kependudukan Kabupaten Kepulauan Meranti meningkat menjadi 238.412 Ribu Jiwa.

Luas Kabupaten Kepulauan Meranti :

-Luas Wilayah : 6.822,85 km²

– Luas Daratan : 3.598,06 km²

-Luas Lautan : 3.224.79 km²

Batas Wilayah : Utara     : Selat Malaka, Kabupaten Bengkalis

Selatan  : Kabupaten Siak, Kabupaten Pelalawan

Barat      : Kabupaten Bengkalis

Timur     : Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau

TOPOGRAFI

Bentang alam Kabupaten Kepulauan Meranti sebagian besar terdiri dari daratan rendah. Pada umumnya struktur tanah terdiri dari tanah Alluvial dan Grey Humus dalam bentuk rawa-rawa atau tanah basah dan berhutan bakau (Mangrove). Lahan semacam ini subur untuk mengembangkan pertanian, Perkebunan dan Perikanan.

Karakteristik dari jenis tanah ini adalah tergolong tanah dengan kedalaman solum cukup dalam dan bergambut (>100 cm), Tekstur lapisan bawah halus (liat) sedangkan lapisan atas merupakan kemik (tingkat pelapukan sampai tingkat menengah), konsentensi tanah lekat, porositas tanah sedang, reaksi tanah tergolong sangat masam dengan pH berkisar antara 3,1-4,0  dan kepekaan terhadap erosi termasuk rendah. formasi geologinya terbentuk dari jenis batuan endapan aluvium muda berumur holosen dengan litologi lempung, lanau, kerikil kecil dan sisa tumbuhan di rawa gambut, tidak di temukan daerah rawan longsor karena arealnya datar, yaitu rawa gambut. berdasarkan hasil dirawa gambut, tidak di temukan daerah rawan longsor karna arealnya datar, yaitu rawa gambut. Berdasarkan hasil penafsiran peta topografi dengan skala 1 : 250.000 di peroleh gambaran secara umum bahwa kawasan kabupaten kepulauan meranti sebagian besar bertopografi datar dengan kelerengan 0-8 % dengan ketinggian rata-rata sekitar 1-6,4 M diatas permukaan laut. daerah ini beriklim tropis dengan suhu udara antara 25° – 32°Celcius ,dengan kelembaban dan curah hujan cukup tinggi.Musim hujan terjadi sekitar bulan september – januari ,dan musim kemarau terjadi sekitar bulan februari hingga agustus .jenis flora yang terdapat dihutan kabupaten kepulauan meranti antara lain,seperti : Meranti,Kulim,Sungkai,Punak,Jelutung,Medang,Tembusu,Bintangor,dan Bakau.Sebagian besar jenis kayu tersebut merupakan jenis komersial dan bahan baku industri.Sementara jenis fauna yang ada di daerah ini,meliputi : Lutung,Siamang,Kera,Ungka,Pelanduk,Tringgiling,Babi Hutan,Ayam Hutan,berbagai jenis ular,berbagai jenis burung seperti Elang,Selendit,Puyuh Mahkota,Puyuh Biasa,Nuri,Enggang,Punai,Pergam,Lebah madu dll.Didaerah ini juga terdapat beberapa sungai dan tasik ( danau) seperti sungai suir dipulau tebingtinggi,sungai merbau,sungai selat akar dipulau padang serta tasik putri puyu dipulau padang,tasik nambus dipulau Tebingtinggi,tasik air putih dan tasik penyagun dipulau Rangsang.Gugusan daerah kepulauan ini terdapat beberapa pulau tebingtinggi ( 1.438,83 km²),pulau Rangsang (922,10 km²),pulau padang dan Merbau (1.348,91 km²)